Sebagai seorang kreator konten, Anda pasti sudah akrab dengan metrik seperti views, likes, dan jumlah followers. Angka-angka ini memang penting untuk mengukur popularitas. Namun, jika Anda serius ingin mengubah hobi menjadi profesi, ada satu metrik lain yang jauh lebih kuat dan menjadi “standar emas” di industri: GMV.
Banyak kreator pemula belum memahami apa itu GMV dan mengapa angka ini menjadi kunci untuk membuka kemitraan bernilai tinggi. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu GMV dan mengapa Anda harus mulai memedulikannya sekarang.
Apa Sebenarnya GMV Itu?
GMV adalah singkatan dari Gross Merchandise Value. Secara sederhana, GMV adalah total nilai penjualan kotor yang berhasil dihasilkan dari konten Anda dalam periode waktu tertentu.
Bayangkan Anda membuat video review sebuah produk dari merchant partner. Jika 100 orang mengklik tautan di video Anda dan membeli produk tersebut dengan total nilai transaksi Rp 10.000.000, maka GMV yang Anda hasilkan dari video itu adalah Rp 10.000.000. Ini adalah angka sebelum dipotong biaya-biaya lain seperti komisi atau diskon.
Mengapa GMV Menjadi Metrik Emas bagi Kreator?
1. Bukti Pengaruh yang Paling Nyata Likes dan views menunjukkan bahwa konten Anda disukai, tetapi GMV membuktikan bahwa konten Anda mampu mendorong orang untuk bertindak dan melakukan pembelian. Ini adalah bukti pengaruh yang paling konkret di mata brand. Kreator yang mampu menghasilkan GMV tinggi adalah kreator yang paling dicari.
2. Kunci Membuka Kemitraan Bernilai Tinggi Brand besar tidak hanya mencari popularitas, mereka mencari hasil penjualan. Ketika Anda bisa menunjukkan portofolio dengan rekam jejak GMV yang kuat—seperti kreator kami yang mampu menghasilkan GMV bulanan lebih dari Rp 40 miliar secara kolektif —Anda tidak lagi dilihat sebagai “influencer”, melainkan sebagai partner strategis yang dapat diandalkan.
3. Alat Negosiasi yang Kuat Dengan data GMV di tangan, posisi tawar Anda menjadi jauh lebih kuat. Anda bisa mengatakan, “Konten saya sebelumnya berhasil menghasilkan penjualan senilai Rp 100 juta untuk brand X.” Angka ini memberikan justifikasi yang kuat untuk rate card Anda dan membuat Anda lebih dihargai secara profesional.
4. Mengukur Kesehatan “Bisnis” Konten Anda Seorang kreator profesional memperlakukan akunnya seperti sebuah bisnis. GMV adalah salah satu indikator kesehatan utama dari bisnis tersebut. Dengan melacak GMV, Anda bisa tahu jenis konten mana yang paling efektif dalam menghasilkan penjualan dan bisa mengoptimalkan strategi Anda ke depannya.
Bagaimana HDA GO Membantu Anda Meningkatkan GMV?
Memahami GMV adalah satu hal, meningkatkannya adalah hal lain. Di HDA GO, kami tidak hanya memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan komisi, tetapi juga membekali Anda dengan semua yang dibutuhkan untuk memaksimalkan GMV Anda, melalui:
-
Akses ke ratusan merchant partner dengan produk yang terbukti laku.
-
Pelatihan rutin tentang cara membuat konten yang persuasif dan efektif.
-
Insight berbasis data untuk membantu Anda memahami audiens dan tren.
Kesimpulan
Berhenti hanya terobsesi pada vanity metrics seperti likes dan views. Jika Anda ingin membangun karir jangka panjang yang berkelanjutan, mulailah fokus pada GMV. Memahami dan mampu meningkatkan GMV adalah hal yang membedakan kreator amatir dari kreator profesional.